Hampir semua anak senang diajak membantu masak atau membuat kue di dapur. Tapi biasanya kita ragu untuk membiarkan mereka ikut membantu. Biasanya pertimbangannya karena di dapur banyak barang berbahaya seperti kompor yang panas dan pisau yang tajam, juga khawatir mereka hanya akan ‘membantu’ membuat berantakan.

Selain itu masih banyak pula yang beranggapan bahwa yang pantas membantu di dapur hanya anak perempuan, bukan anak laki. Padahal anak bisa belajar banyak hal saat mereka memasak, bukan hanya sekedar belajar membuat makanan yang enak.

Berikut ini hal-hal yang dapat mereka pelajari saat memasak:

  • Saat mengukur mereka belajar matematika.
  • Saat melihat perubahan tepung dan gula yang padat serta susu dan air yang cair mereka belajar science. Begitu pun saat mereka melihat mentega yang meleleh, adonan kue yang mengembang dan puding yang membeku.
  • Untuk anak usia 2-6 tahun, mereka juga belajar kordinasi mata dan tangan, saat mereka berusaha menyendokkan tepung ke mangkok dan menuang susu.
  • Mereka belajar tentang tanggung jawab dengan membantu mencuci dan membereskan barang-barang yang sudah selesai dipakai.
  • Dan biasanya anak yang susah makan pun lebih lahap dan bersemangat untuk menghabiskan makanan yang dibuatnya sendiri.

Jadi, tunggu apa lagi? Ayo masak-masak bersama anak.