Topeng Badut

Topeng Badut

Peralatan :

  • Piring kertas / styrofoam
  • Kertas krep merah atau warna lain
  • Karton / kertas origami hitam
  • Kertas origami merah
  • Kertas putih polos
  • Spidol hitam
  • Gunting
  • Lem

Peralatan membuat Topeng Badut

Cara membuat :

  1. Untuk usia 2-3 tahun, siapkan sepasang alis hitam, sepasang ‘bola mata’ putih, sepasang mata hitam, hidung merah dan mulut berbentuk senyum lebar yang sudah digunting. Sedangkan untuk usia 4-5 tahun biarkan anak menggunting sendiri bentuk-bentuk tersebut dari kertas yang sudah digambari oleh orang tua. Atau bahkan biarkan mereka berkreasi sendiri dengan bentuk mata, hidung dan mulutnya
  2. Tempelkan bagian-bagian tersebut satu per satu. Bentuk mata dan mulut yang ditempel terbalik, serta alis yang tidak sejajar dapat menghasilkan ekspresi badut yang berbeda-beda. Biarkan anak bereksplorasi sampai mereka menemukan ekspresi yang mereka senangi

    Contoh ekspresi badut yang berbeda

  3. Siapkan kertas krep merah ukuran +/-  8 x 20 cm, lipat menjadi tiga bagian.

    Lipat kertas menjadi tiga bagian

  4. Beri garis panduan pada kertas supaya anak dapat memotong kertas krep tersebut. Garis-garis lurus ini memberikan kesempatan untuk anak usia 2-3 tahun untuk melatih kemampuan menggunting dengan didampingi orang tua.

    Garis panduan untuk menggunting

  5. Buka kembali lipatan kertas krep yang telah digunting dan tempelkan di belakang topeng sebagai rambut badut

    Tempelkan "rambut" badut di bagian belakang topeng

  6. Topeng badut telah selesai. Berkreasilah dengan berbagai ekspresi, dandanan maupun warna rambut

Si Timmy

Si Timmy

Yang dibutuhkan untuk membuat Si Timmy:

  • 1 buah mangkok kertas / styrofoam
  • 1 buah piring kertas / styrofoam dengan diameter kurang lebih sama dengan mangkok
  • Karton hitam
  • Bola-bola kapas
  • Lem
  • Gunting

CARA:

  1. Gambari karton hitam dengan bentuk 1 muka/kepala, 4  kaki dan 1 ekor
  2. Untuk anak usia 2-3 tahun, silahkan orang tua yang menggunting, atau dampingi mereka dengan membantu memegangi kertas dan gunting saat menggunting bagian-bagian tersebut, tergantung kemampuan anak. Sedangkan untuk usia 4-6 tahun, minta mereka yang menggunting sendiri bagian-bagian tersebut.
  3. Tempelkan bagian-bagian kepala, 4 kaki dan ekor pada piring kertas
  4. Tempelkan mangkok yang dibalik di atas piring yang sudah ditempeli kepala, kaki, dan ekor tersebut dengan lem atau double-sided tape (double-sided tape dapat merekatkan dengan lebih kuat )
  5. Jika mangkok dan piring sudah merekat dengan mantap, beri lem di seluruh permukaan mangkok
  6. Tempeli dengan bola-bola kapas yang masing-masing telah dirobek dua, sampai menutupi seluruh permukaan mangkok
  7. Tempeli bagian ujung ekor dengan sebuah bola kapas dan tempel ujung lainnya pada bagian belakang Si Timmy
  8. Terakhir tempel mata-mataan pada bagian muka Si Timmy
  9. Coba berbagai bentuk binatang lain, seperti kura-kura misalnya

    Apa lagi ya selain kura-kura?

Sedikit (atau banyak) Tips Sebelum Memulai – # 3

Hal-hal Yang Perlu Diingat

  1. Biarkan mereka mencoba mengerjakan sendiri. Termasuk memilih warna dan bila memungkinkan, bahan. Biarkan imajinasi mereka bermain. Pohon tidak harus selalu warna hijau, bunga tidak harus selalu warna merah, anak perempuan boleh memilih warna biru seperti halnya anak laki boleh saja memilih warna merah muda. Bukan hasil akhir yang kita cari, melainkan prosesnya. However this is supposed t0 be their project, right?
  2. Siapkan mental untuk sesuatu yang messy, berantakan. Seperti kenakan mereka apron atau baju bekas yang sudah direlakan untuk terkena cat. Alasi lantai dengan koran untuk meminimalisir lantai terkena cat, dan langsung bersihkan noda begitu anak selesai berkreasi
  3. Selalu kumpulkan hasil karya mereka. Untuk karya-karya yang kecil atau susah disimpan, biasanya saya foto, untuk mencegah karya tersebut hilang atau rusak (maklumlah di rumah ada 3 ‘kurcaci’ yang suka obrak-abrik). Tunjukkan kita menghargainya, dan ajarkan mereka juga untuk menghargai karyanya sendiri.

Peralatan Yang Perlu Disiapkan

Perlengkapan Yang Perlu Disiapkan

  1. Apron atau baju bekas yang sudah direlakan untuk terkena noda
  2. Alat tulis. Pensil untuk menggambar dan spidol untuk menegaskan outline.
  3. Alat warna. Anak-anak selalu ‘tergila-gila’ pada cat. Yang perlu diingat, adalah kesiapan mental orang tua saat mereka bersenang-senang dengan cat.
  4. Gunting khusus untuk anak. Biasanya khusus untuk kertas dan sangat kecil kemungkinannya dapat melukai anak. Dijual di toko-toko buku besar.
  5. Lem. Saya lebih memilih lem pva (putih) cair dengan kemasan botol yang memiliki ujung runcing.
  6. Kertas. Bermacam jenis, warna dan tekstur kertas, baik yang baru maupun bekas.
  7. Pada dasarnya apa saja. Bisa piring kertas, gelas / botol plastik, stik es krim, pita, kotak sereal bekas. Apapun.

Sedikit (atau banyak) Tips Sebelum Memulai – # 2

Usia Taman Kanak-kanak (4-5 tahun)

Anak usia ini tentu sudah lebih mandiri dan kemampuan motorik halusnya pun lebih baik. Walaupun begitu, tetap awasi saat mereka menggunakan benda tajam dan pastikan segera disimpan saat mereka selesai menggunakannya.

Karena motorik halusnya sudah lebih maju, mereka dapat diberi tantangan, misalnya dengan meminta mereka mewarnai atau menggunting bagian-bagian kecil atau garis-garis lengkung. Sekali-kali biarkan mereka merancang sendiri apa yang mau mereka buat serta bahan-bahannya. It works for my 5yo son. Sejak umur 4 tahun dia sudah sering membuat ‘karya-karya tak terduga’ dari kotak sereal bekas, seperti pesawat, roket dan lainnya. Walaupun mungkin tidak terlihat seperti aslinya, tapi ide, kreatifitas, imajinasi dan keterampilannya patut kita hargai.